Berita Dukacita
Oktober 21, 2009 at 3:24 am | In Himatekla Activity | Leave a CommentInnalillahi wa innaillahi roji’un…
Telah berpulang ke rumah Tuhan, istri dari Bapak M. Musta’in (Sekjur T.Kelautan) pada hari ini 21 Oktober 2009 pukul 1.43 WIB
Jenazah disemayamkan di Pondok Pesantren Darul Ulum, Peterongan – Jombang.
Dan Insya Allah akan dimakamkan hari ini (21 Oktober 2009) ba’da Dhuhur
(13.00 WIB) di Pondok Pesantren Darul Ulum, Peterongan - Jombang.
Semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT,
serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan.
Amin
Kami mengucapkan dukacita sedalam-dalamnya..
Batik Susul Keris dan Wayang
September 30, 2009 at 4:25 pm | In Himatekla Activity | Leave a CommentPerjuangan segenap Bangsa Indonesia untuk mendapatkan pengakuan dunia atas batik sebagai warisan budaya asli Indonesia tidak sia-sia. United Nation Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) dipastikan akan mengukuhkan tradisi batik sebagai salah satu budaya warisan dunia asli Indonesia pada 2 Oktober 2009 mendatang di Abu Dhabi. Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa yang membawahi masalah kebudayaan tersebut telah menyetujui batik sebagai warisan budaya tak benda (Intengible Heritage) yang dihasilkan oleh Indonesia. Sukses batik yang diakui oleh dunia ini menyusul kesuksesan keris yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia. Tentu, hasil ini sangat penting ditengah isu klaim negara lain terhadap budaya bangsa kita yang beraneka ragam.
Tak dapat dipungkiri bahwa batik merupakan salah satu dari ribuan warisan budaya nenek moyang bangsa Indonesia yang sarat nilai filosofis dan turut mewarnai sejarah perkembangan peradaban bangsa Indonesia khususnya budaya monarkhi dan feodalisme kerajaan-kerajaan di Pulau Jawa. Nilai-nilai filosofis dalam setiap corak dan motifnya yang menggambarkan budaya Jawa yang adiluhung serta keterampilan dalam proses pembuatannya, menjadikan batik Indonesia dianugerahi UNESCO sebagai ikon budaya bangsa yang memiliki keunikan serta simbol dan filosofi yang mendalam mencakup siklus kehidupan manusia. Dengan kata lain batik bukan hanya dianggap budaya asalnya dari Indonesia, tetapi diakui sebagai salah satu representasi dari budaya tak benda dari kemanusiaan.
Perjuangan bangsa Indonesia untuk memasukkan batik sebagai warisan budaya dunia tidaklah mudah. Sejak tahun 2006, perwakilan tetap RI di PBB telah mengajukan batik sebagai warisan budaya dunia. Namun, pihak UNESCO yang diwakili oleh enam negara perlu untuk melakukan pengajian dan verifikasi terhadap batik. Akhirnya, 8 September 2009, UNESCO memutuskan bahwa batik termasuk dalam warisan budaya tak benda dunia (World Integible Culture Heritage). Pengumuman batik sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO telah dilaksanakan pada 28 September 2009 dalam Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity Government Meeting , yang dihelat di Abu Dhabi. Puncaknya, UNESCO akan memberikan penghargaan resmi kepada perwakilan bangsa Indonesia pada 2 Oktober 2009 dalam rangkaian acara yang diselenggarakan UNESCO di tempat yang sama.
Untuk memeriahkan dan menunjukkan kepada dunia internasional bahwa batik benar-benar merupakan warisan budaya dunia, Presiden menghimbau kepada seluruh warga negara untuk mengenakan batik pada tanggal 2 Oktober 2009 nanti. Memang terkesan sekedar aksi spontan dan euforia semata karena hanya sekedar himbauan dan tidak dijadikan agenda yang berkelanjutan. Namun, jika ditelisik lebih dalam, himbauan tersebut mengandung pengertian yang lebih dalam bahwa tradisi pembuatan dan penggunaan batik harus dibudayakan dan dilestarikan oleh generasi muda yang artinya berimplikasi pada produksi batik agar mampu menjadi produk unggulan tidak hanya dalam pasar dalam negeri namun juga menembus pasar luar negeri. Jika demikian, batik akan mampu menjadi salah satu komoditas mayor dalam perdagangan bangsa Indonesia di pasar luar negeri.
Di sisi lain, keberhasilan batik sebagai salah satu warisan budaya dunia asli Indonesia memiliki arti penting bagi perjuangan bangsa Indonesia selanjutnya untuk “mematenkan” hasil-hasil kebudayaan bangsa Indonesia agar diakui secara internasional dan tidak mudah diklaim oleh negara lain sebagaimana kejadian-kejadian sebelumnya. Indonesia dan banyak negara lainnya terus berupaya mewujudkan adanya perlindungan hukum internasional yang mengikat atas pengetahuan tradisional, folklor dan sumber daya genetika di forum World Intellectual Property Organization (WIPO) yang bermarkas di Jenewa. Sekalipun terdapat tentangan keras khususnya dari negara-negara maju atas proposal negara-negara berkembang, Indonesia bersama negara lainnya akan terus menyuarakan isu ini sampai permintaan tersebut dapat dipenuhi.
Semoga keberhasilan batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia menjadikan drive atau motivator bagi seluruh anak bangsa untuk memahami,menghayati, dan melestarikan budaya nasional sebagai wujud rasa bangga bangsa Indonesia. Dan agenda terdekat yang harus kita laksanakan adalah “Sukseskan Penggunaan Batik sebagai Pakaian Nasional pada 2 Oktober 2009”. Kalau Nelson Mandela saja bangga dengan menggunakan batik, kenapa kita mesti malu?

Jadi besok tanggal 2 oktober 2009 diharapkan dengan kesadaran berbangsa dan bernegara dan atas nama cinta tanah air pakailah batik kita ini.Lewat tanggal 2 oktober 2009 batik tersebut jangan sekedar dianggurkan begitu saja,tetaplah gunakan batik sebagai identitas ke-Indonesia-an.Buktikan bahwa kita bangsa yang besar bukan penganut nasionalisme musiman..
Vivaat Kelautan !!
BY : COORDINATOR and STAFF TIM AHLI HIMATEKLA
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H
September 19, 2009 at 8:31 am | In Himatekla Activity | Leave a CommentSegenap jajaran fungsionaris HIMATEKLA periode kepengurusan 2009/2010 mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin”

Ulurkan tangan bangun kembali reruntuhan gempa Tasik
September 8, 2009 at 11:13 am | In Himatekla Activity | Leave a Comment
2 September 2009,pergerakkan lempeng tektonik mengakibatkan gempa merata di pulau Jawa.Situs Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga pukul 01.00 WIB jumlah korban meninggal sebanyak 79 orang dan ribuan korban lainnya yang saat ini membutuhkan uluran tangan kita.Oleh,karena itu kami mengajak segenap Warga besar Teknik Kelautan ITS untuk memberikan bantuan kepada korban bencana alam tersebut.
Sumbangan bisa dikirim melalui Bank BNI ‘46 cabang urip sumoharjo atas nama Anissa Hamidani dengan nomor rekening 012 842 5420
Sumbangan akan dikirimkan pada tanggal 21 september 2009.Mohon partisipasinya.
CP : 0856 6764 1214 (Ivanovic)
Massive wave,Powerful structure,and human safety
September 7, 2009 at 8:34 pm | In Lounge | Leave a CommentTeman-teman suatu saat kita akan sangat bisa membangun kuat,berdiri tegak menantang ombak-ombak ganas di lautan luas.
Simak aja video ini sambil ngabuburit,sapa tau bisa menambah semangat belajar di semester ini tentunya di kelautan tercinta.
HUMAN SAFETY
STORY BEHIND THIS AMAZING PHOTO :
One of the most recognizable lighthouse photographs in the world. When first seeing the famous and historical photograph, most people assume that the lighthouse keeper must have been killed. In fact, the keepers had been living in fear of death during the 1989 storm and at one point had taken refuge in the lantern room of the tower. Waves the night before had smashed through the lower windows of the tower, causing the structure to flood, washing away everything in its path including the television, table, chairs, coffee maker and even the refrigerator. The keepers in fact were waiting to be rescued by helicopter. Assuming the rescue chopper had arrived, one of the keepers opened the lower door of the structure and looked up at the helicopter but realized that it was not the rescue chopper. He also realized that a giant wave was about to engulf the tower. He immediately turned about and pulled the door closed behind him.If he had not done it, so at that second, he surely would have been killed.
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.


