Pemerintah Siapkan NKK/BKK Model Baru

— Pemerintah ternyata gerah dengan aksi-aksi mahasiswa yang kadang-kadang brutal. Di pihak lain, kualitas lulusan perguruan tinggi Indonesia berada di bawah standar lulusan perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara.
Pemerintah menilai perlu adanya ketentuan untuk mengembalikan mahasiswa pada kehidupan intelektual kampus. Sebagian mahasiswa dinilai lupa pada tugas utamanya, yakni belajar.

“Karena itu, kita sedang mengkaji sistem agar mahasiswa bisa lebih konsentrasi belajar daripada demo di jalan,” ujar Wapres Jusuf Kalla di Jakarta, kemarin (9/6). Pada pertengahan masa Orde Baru, untuk meredam romantisme aksi mahasiswa yang sukses menumbangkan mantan Presiden Soekarno, Menteri Pendidikan Daoed Joesoef mengeluarkan kebijakan normalisasi kehidupan kampus/badan koordinasi kampus (BKK/BKK). Intinya, pemerintah membubarkan dewan mahasiswa dan upaya-upaya lain untuk mengooptasi kegiatan intrakampus.

Menurut Wapres, mahasiswa sebagai intelektual kampus tidak bertugas berunjuk rasa mengkritisi kebijakan pemerintah. Itu karena pemerintah sudah memiliki lembaga pengawas kebijakan, yakni legislatif, yudikatif, dan elemen masyarakat madani. Pemerintah berencana membentuk kementerian khusus yang mengurusi perguruan tinggi sehingga Mendiknas fokus mengurusi pendidikan dasar, menengah, dan sekolah kejuruan.

http://www.padangekspres.co.id


Bagaimana Menurut Anda???

15 thoughts on “Pemerintah Siapkan NKK/BKK Model Baru

  1. apa jadinya kalau mahasiswa tidak berkontribusi dalam politik yang sering kali tidak berpihak pada rakyat. Banyak pemerintah yang peduli pada rakyat, tapi rakyat yang mana,,??!! Rakyat golongan mereka saja kali,, “alias rakyat dari partai mereka yang dah mngeluarkan banyak biaya untuk kampanye kandidat pemimpin di pemerintahan”.

  2. Sebagai pemuda, mahasiswa haus akan kejayaan. Jangan salahkan mahasiswa jika mereka turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasinya. Tidak ada ceritanya mahasiswa “bertindak” jika keingintahuan,keadilan dan kesejahteraan rakyat dibatasi. Kalau memang mengeluarkan kebijakan NKK/BKK model baru. Beranikah wahai kalian bapak petinggi negara untuk menjamin keinginan rakyat?….I don’t think so…..

    HIDUP RAKYAT TERTINDAS!!!

  3. wistalah,,,,rek rek……alih alih atas nama rakyat tapi kok malah tambah nyusahin rakyat. jalan” jadi macet gara” mbok sabotase jalane,,jadi tawwuran ma polisi…… kalo demo ya mbok sekali” nawarin solusi geeto, ga cuma proteeeeeeeeeeeess mulu…klo cuma teriak” ga jelas y,,adekku yo iso….mikir negara si boleh” aja,tapi ga usah tinggi” dulu,,,lha wong UAS masi ngrepek aja koq….. =)

  4. boleh tuh pak kalla… tapi ya jangan dibubarin mua dunk, ntar ga ada HIMATEKLA dunk… cuma ya diatur aja,,, bikin aturan” baru kek hasil diskusi ma mahasiswa,,,jadi kan klo dibikin bersama ya dijalankan bersama….tul gaaaaaaaaaaaaaa sehh????

  5. ok

    aku duwe solusi, kan masalahnya demo teman2 mahasiswa sering bentrok. Usul aja, biar ORA anarkis setiap aspirasi dikasih akhirann DONK….!

    contoh and example:
    turunkan harga BBM DONK……
    turunkan SBY JK DONK…….
    naikkan gaji guru DONK…..

    ha2,

  6. Bukannya mahasiswa yang lupa akan kewajibannya tapi pemerintah yang melupakan tugasnya, sehingga mahasiswa sebagai agent of change merasa harus bertindak…

    jangan salahkan mahasiswa yang menuntut kebenaran, tapi salahkan lah orang2 yang tidak menjalankan amanah yang telah diembannya…

  7. adit cah, on June 13th, 2008 at 10:55 am Said:

    NKK-BKK???
    sumbernya dari mana???
    Valid ndak???
    —————————————————————————

    pada topik diatas sudah jelas diambil dari
    http://www.padangekspres.com

    selain itu anda juga bisa temukan artikel serupa pada koran jawa pos edisi 10 Juni 2008…

  8. “Menurut Wapres, mahasiswa sebagai intelektual kampus tidak bertugas berunjuk rasa mengkritisi kebijakan pemerintah. Itu karena pemerintah sudah memiliki lembaga pengawas kebijakan, yakni legislatif, yudikatif, dan elemen masyarakat madani. ”

    Kadang, klw mnurut sy, Pak Wapres ini agak ngawur juga klw brstatement. Shrusnya kan logikanya ga terbalik sprti i2, bhwa justru mahasiswa tak akan mmiliki intelektualitas klw tdk kritis. Statement pak Wapres, beda skli dngn statemen Pak Widi, slaku Sekjen DKP. Pak Widi mngatakn bhwa saat ini trjadi krisis kepemimpinan krna erosinya budaya kritis Mahasiswa. Ditambah Pak Daniel sbg Dewan Penasehat Pendidikan JATIM, beliau mngatakn hal yg srupa, bhwa trjadi kmerosotan generasi kepemimpinan saat ini.

    Cara2 sprti ini hanya akan melemahkan posisi mahasiswa sj. Mahasiswa hrus kritis trhadap seluruh kebijakan. Adanya lembaga pengawas yg, yah nambah prsoaln aja, Legislatif, Yudikatif… & lain2…
    Yah, para pngatur kebijakan yg jarang solutif, kurang mlihat efek sosial…
    Aduh capek jg ya, dari jaman ember dulu sampe skrang, sbnarnya masalah Indonesia ini kyakx itu2… aja…

    Pokok’e Indonesia, Merah Putih darah kami akan kami perjuangkan sampai kami tak mampu lagi mengangkat kepalan tangan kanan atau pun sampai pada satu nafas terakhir…

    Indonesia… Yakinkah bahwa saya tidak akan mulai ragu untuk mengatakan “Yakin Usaha Sampai”

  9. Menteri Pendidikan Daoed Joesoef mengeluarkan kebijakan “normalisasi” kehidupan kampus/badan koordinasi kampus (BKK/BKK).
    ———————————————————–

    dari pernyataan di atas kita bisa menangkap bahwa selama ini Pemerintah menganggap telah terjadi “abnormalisasi” kehidupan kampus.

    justru di sinilah kesalahan pemerintah – jika seandainya tetap mengeluarkan NKK/BKK – bahwa kesalahan abnormalisasi itu bukan pada Mahasiswa sebagai objek kebijakan, tetapi lebih pada lembaga-lembaga yang “menyusun” dan “melaksanakan” kebijakan “Abnormal” tersebut, dalam hal ini depdiknas-dikti.

    lebih jauh, menurut Pemerintah saat ini, ke”intelektual”an Mahasiswa dalam bentuk aksi terang saja menjadi semacam “ancaman” bagi eksistensi mereka, karena dalam hal ini mahasiswa selalu menjadi hal berkode negatif (-) bagi kebijakan-kebijakan mereka yang mereka anggap positif (+) bagi bangsa ini. Tapi yang jelas, tak akan ada AKSI jika tak ada REAKSI. Aksi mutlak ada, jika reaksi itu ada, baik positif maupun negatif. Ketika reaksi dari pemerintah positif, tentu saja mereka akan memperoleh feed-back positif pula dari para Mahasiswa, namun jika feed-backnya negatif, terang saja para Mahasiswa selaku Pejuang Rakyat akan bergerak menentang apa yang dilakukan oleh Pemerintah.

    Demikian, tak ada alasan bagi pemerintah membubarkan keorganisasian internal kampus, dilihat dari sudut pandang manapun.

    Yang perlu diperhatikan pemerintah adalah kebijakan kependidikan nasional yang terus carut marut dan menjadi wacana tak terselesaikan ….

  10. NKK/BKK

    Ingetkah anda, ketika masih diberlakukannya NKK/BKK ?

    Coba anda bayangkan, apa yang terjadi pada saat itu ?

    anda tau…..

    apakah anda mau kondisi pada saat itu, kita rasakan semua???????

    jawab…jawablah wahai mahasiswa
    jangan anda diam, seakan-akan anda tuli,
    tidak tau menau,ooooooo cuma kabar burung.

    Anda bergerak saja, bisa diserang, apalagi kita semua diam,….aaadduuh…….sakit..rasanya, dipermainkan

    Nahhhhhhhh..!!!!!

    mari kita telaah, apa gerangan pemerintah ingin berniat kembali membuat NKK/BKK?

    Apakah mahasiswa dalam setiap pergerakan mahasiswa, selalu terjadi keanarkisan, sehingga tugas utama sebagai mahasiswa tidak terlaksana…???

    apakah betul mahasiswa??????jawab

    ataukah pemerintah ingin lari dari masalah, membela diri dengan adanya badan pengawas tugas pemerintahan, sehingga mahasiswa tidak perlu repot2 ngurusin pemerintah!!!!!
    mudah2an tidak……..

    Bagaimana solusi pemecahannya …???

    siap pasukan utk bertempur……!!!
    siap demo…hancurkan,,……p?

    oooooo.itu yg namanya mahsiswa..?
    bagus lah

    inilah yang menghancurkan kita mahasiswa, jangan sampai kita membela rakyat, tapi kita dicap jelek oleh rakyat…..

    puaskah anda ketika hasilnya begitu……

    klo tidak begitu mahasiswa harus bagaimana??

    ooooo…gitu aja kok repot ( kata kadepsos )

    klo pemerintah bisa bermain indah, marilah kita juga bermain indah.
    klo pemerintah berani membuat NKK/BKK, mahasiswa harus jeli juga menganalisa kebijakannya tersebut???

    Ajak pemerintah duduk bersanding ? tantang mereka dengan intelektual anda

    mereka tidak berani…..!

    berarti ada sesuatu dibalik semua ini ???

    apa gerangan????

    siapkan intelegen mahasiswa, jbkn pemerintah aja punya intel.

    INTINYA JANGAN KITA BERCERAI BERAI, KLO BISA MAHASISWA BERJUANG UNTUK ITU, JANGAN MENUNTUK HAK SAJA, KEWAJIBAN PUN BELUM TENTU DILAKSANAKAN.

    INGAT MAHASISWA..

    PERGERAKAN ANDA MASIH DIBUTUHKAN OLEH RAKYAT./////
    ANDA JANGAN BOSAN UNTUK MEMBELA RAKYAT/////
    JANGAN JADI ALASAN KESIBUKAN ANDA MEMBUAT ANDA HILANG DARI KOMUNITAS///

    INGAT MAHASISWA..SHOLAT JANGAN LUPA

    AGAMA NO1 YA NAK????

    jANGAN GARA2 NKK/BKK SHOLAT LUPA

    SAMA AJA, NERAKA MENANTI.

    SALAM DEPSOS

  11. Wah… NKK/BKK????
    perlu ditindak lanjuti…….
    bisa2 pergerakan mahasiswa akan mati…
    siapa dong yang akan mengkontrol jalan pemerintah??

    mahasiswa apatis yg merk hanya memntingkan dirisendiri, tidak peduli terhadap sekitar mereka.,..

    saya pengen kasih pendapat masalah aksi…….
    jgn menjadikan aksi itu suatu tindakan yang identik dengan anarkis dan mengsengsarajan msyrkt…
    kalao mahasiswa tidak aksi…
    reformasi tidak akan bergulir,,,,
    dengan aksi aja pemerintah sering kali tidak mendengar kan jeritan suara rakyat,,,
    apalagi tidak ada aksi…

    coba renungkan lagi…
    apasih mahasiswa itu sebenarnya????

  12. skrang jgn cma ngomong to’,ap yg kta bsa perbwt utk msyarakat..hany cma bsa demo,tawuran&berbwt anarki..!ap tu yg dsbut mhasiswa!jgn bwa nma rakyat deh,dgn bkti yg d otentik ap rakyat bsa terima bhwa mhasiswa adlh wakil rkyat..
    skrg bgaimna ubah image buruk dimata msyarakat indonesia ttg arti sbuah mhasiswa&dimata dunia bhwa mhasiswa indonesia bnr2 mhasiswa mmpunyai smangt & kreatifitas yg bkn cma omong to’,tu sma aj dgn pmerinthan skrg..so gnakan gelar mhasiswa ni dgn mmbwt teknologi2 yg murah&bermanfaat bgi masyarakat indonesia bae dlam rangka bhan altaernatif pennggnti BBM & kmpor slain dr bhan bkar gas…
    alwys spirit brow!:)

  13. mahasiswa sebagai penyandang predikat status intelektual tertinggi pendidikan dlm masyarakat sebagai garda terdepan. organisasi intra kampus akan dijadikan alat birokrasi oleh pemerintah, , ingat peristiwa 98, mahasiswa sudah tidak gentar lagi… terhadap aparat kepolisian atau pemerintah…
    NKK/BKK akan memangkas daya kritis ataupun nalar mahasiswa, output yang dihasilkan akan mencetak mahasiswa sebagai praktisi yg berpikiran pragmatis, mau diapakan lg generasi pembaharu penerus bangsa ini… kebijakan2 sepihak, tanpa ada sosialisasi dan pewacanaan awal, langsung dijadikan sebagai ketetapan yg di telan mentah2. apakah setelah lulus nanti kita dicetak sebagai kulinya bangsa2 lain dan menjadi bangsa2 kuli…??
    suatu pertanyaan yg tidak akan selesai di bahas semalam atau duamalam…
    sedikit menyadur perkataan Soekarno sebagai penyemangat kita semua (bukan provokasi lho… hehehe);
    “di timur fajar sudah menyingsing, karenya ayam jantan berkokok, bangun dan berdiri seluruh pemuda-pemudi Indonesia”
    sekali turun ke medan juang, pantang mundur sebelum menang!!!
    HIDUP MAHASISWA…!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s